Profil

Profil

RADIO SUARA BANJARNEGARA

Sejarah Lahirnya Radio Suara Banjarnegara FM

Sebelum Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, terlebih dahulu adalah merupakan Lembaga Penyiaran yang dibentuk oleh berbagai Organisasi Sosial Kemasyarakatan dan Politik pada tahun 1968. Diantaranya Pemuda Muhammadiyah Nasiyatul ‘Aisyiah, Nahdatul ‘Ulama, Serikat Islam dan PNI yang bertujuan sebagai wahana informasi dan hiburan.

Pada saat itu, Radio merupakan satu-satunya media informasi publik yang didengar oleh masyarakat dipedesaan, selain media cetak tentunya, sehingga keberadaanya sangat berarti dan ditunggu oleh masyarakat luas.

Seiring berjalannya waktu serta sesuai aspirasi masyarakat, maka Pemerintah Kabupaten Banjarnegara pada Tahun 1976 atas Persetujuan DPRD Kabupaten Banjarnegara, secara manajemen, pengelolaannya diambil alih oleh Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Maka dengan dikelolanya RSPD oleh Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, secara otomatis menjadi corong informasi Pemerintah, sehingga masyarakat bisa mengetahui kinerja Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui RSPD yang juga sekaligus bisa berfungsi sebagai wahana hiburan.

Kemudian mengingat RSPD sebagai lembaga penyiaran yang mempunyai peran penting dalam kehidupan sosial, budaya, politik dan ekonomi yang mempunyai kebebasan dan tanggung jawab dalam menjalankan fungsinya sebagai media informasi, pendidikan, hiburan serta kontrol dan perekat sosisal, selain itu meningkatkan fungsi dan peran Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD), maka perlu menyelenggarakan penyiaran, untuk itu Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banjarnegara telah menetapkan Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 2 Tahun 2010, tentang PENDIRIAN LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK LOKAL RADIO SUARA BANJARNEGARA FM Kabupaten Banjarnegara. Peraturan Daerah ini ditetapkan di Banjarnegara pada tanggal 5 Pebruari 2010.

Perubahan, nama ini tentunya menuntut perubahan format acara yang lebih menekankan pada pelayanan informasi publik. Di era keterbukaan komunikasi seperti sekarang ini, media memegang peranan sangat penting untuk membangun informasi dinamis, antara penyelenggara pemerintah dan masyarakat, sehingga terjadi komunikasi timbah balik antara keduanya.

Pada awalnya Radio Suara Banjarnegara FM memiliki segmentasi menengah kebawah, namun demikian seiring berkembangnya jaman, kami selalu melaksanakan evaluasi program dan peningkatan kualitas siaran, sarana dan prasarana dengan tujuan untuk lebih menarik para penikmat atau pendengar siaran radio FM.

Proyeksi pertumbuhan segmen ke depan, dengan mengusung slogan “BAHANA INFORMASI, BUDAYA DAN HIBURAN” dan diikuti dengan perbaikan kualitas dan kuantitas program, dengan prinsip menghormati perbedaan suku, agama, ras, antar golongan dan hak pribadi maupun kelompok, yang mencakup keragaman budaya, usia, gender serta kehidupan sosial ekonomi, kami sangat optimis bahwa kedepan ada jaminan perkembangan peningkatan segmentasi tanpa melupakan segmen masyarakat kalangan bawah yang sejak awal menjadi pendengar setia Radio Suara Banjarnegara FM.

Maksud dan Tujuan Pendirian

LPP Lokal Radio Suara Banjarnegara FM diselenggarakan dengan maksud dan tujuan dapat menjadi Lembaga Penyiar Radio Lokal yang bersifat independen, netral, tidak komersial dan berfungsi melayani penyampaian informasi kepada masyarakat.Selain dari itu, masyarakat sebagai stake holder dan juga para pelaku penyiaran menjadi lebih bertanggung jawab dalam menyelamatkan masyarakat dari berbagai bentuk ancaman penyiaran melalui frekuensi yang memang diperuntukkan bagi masyarakat.

Visi     

Visi Radio Suara Banjarnegara FM adalah : “RADIO PUBLIK YANG INDEPENDEN, BERKUALITAS DAN BERBUDAYA”

Misi

Adapun Misi Radio Suara Banjarnegara FM yaitu :

  1. Mendukung kokohnya integrasi nasional;
  2. Terbinanya watak dan jati diri bangsa yang beriman dan bertakwa;
  3. Mencerdaskan kehidupan bangsa;
  4. Memajukan kesejahteraan umum, dalam rangka membangun masyarakat yang mandiri,demokratis, adil, dan sejahtera;
  5. Menumbuhkan industri penyiaran Indonesia.